Katanya. . .

Bahagia itu pilihan.

Bahagia itu soal mensyukuri keputusan yang sudah diambil tanpa perlu menyesali yang udah terjadi. Bahagia itu soal menaruh harapan tanpa menjadikannya sebagai beban.

Bahagia berawal dari menerima kenyataan. Ikhlas. Sambil memaafkan siapapun yang pernah dianggap salah. Kemudian pelan pelan menghapus dendam dan memupus kebencian.

Hiduplah dengan tenang dan pasrah. Lakukan apa yang bisa dikerjakan. Relakan segala sesuatu yang tak mampu lagi diusahakan. Ikhlaskan semua yang berada di luar kekuasaan.

Kemudian teruslah melangkah di koridor yang seharusnya.

Stay true and be happy.

*21 Mei 2012. Menunggu di SSK.

Katanya. . .

3 thoughts on “Katanya. . .

  1. I’ll say, bahagia itu simpel saja: tanpa beban pikiran a.k.a. weightless mind. Betul tidak?

    Anyway, salam kenal sebelumnya ya… (I’m a blog learner – 1st phase)

    *on a lighter note: ketika masih di SSK, terpikirkah akan suasana Camp yang tenang di sore hari, di area antara Commissary, Library, Karaoke Center, dan Lapangan Volley, dengan beberapa orang dan kendaraan berlalu-lalang, bertahun-tahun yang lalu sebelum efisiensi perusahaan? Itu adalah sesuatu yang membahagiakan untuk dikenang bukan? Just wondering. 🙂

    1. Wah bener juga. Love that idea, “wightless mind”.

      Iya, tapi kalo aku kebayangnya suasana camp yang di Duri :’)
      Hihihi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s