Language of Silent

Bukankah banyak sekali pengalaman hidup yang sangat eksistensial yang tidak bisa dikemukakan dengan kata dan logika biasa, sehingga seseorang akhirnya memilih ‘bahasa diam’ (Language of Silent)?

Memahami Bahasa Agama, 2011 hlm 131.*

Ludwig Wittgenstein dalam bukunya Philosopical Investigation.

*Seperti yang juga dimuat dalam kolom Bahasa! Majalah Tempo edisi 4 Jul 2011 oleh Husein Ja’far al-Hadar.

Advertisements