CinTA

‘Cause this is real, and this is good.
It warms the inside just like it should,
but most of all it’s built to last.

 

Gak kerasa dulu pas nyusun proposal lagunya ini, sekarang nyusun buku lagunya juga ini :’>

Selamat mengerjakan dan menikmati cinTA 😀

 

Advertisements

Para Pejaga

Malam adalah taman ria yang indah bagi para pejaga

Ketika orang-orang terhanyut dalam lelapnya

Para pejaga yang masih saja terjaga,

asyik sendiri dengan dunianya

 

Bergumul dengan bayangan

Imajinasi yang tak tertuang

Ide yang melintas di pikiran

Berputar-putar mengelilingi, mengerubungi

terus menerus mengalir tak terhenti

 

hingga para pejaga tidur dalam bahagia

Saat fajar pelan-pelan tiba.

Bandung, 28 Januari 2011

 

 

Ada Cinta yang Tak Perlu Disampaikan

Ada cinta yang tak perlu disampaikan

Yaitu ketika kita hanya mampu bertatapan

Sambil terus bicara dan berpura-pura

Sampai tiba waktu yang angkat bicara

 

Ada cinta yang tak perlu disampaikan

Yaitu ketika kita sama-sama tahu

Masa depan tak mau memberikan bayangan

Kecuali gambaran sendu yang kelabu

 

Ada cinta yang tak perlu disampaikan

Karena akan berujung menyakitkan

Hingga lebih baik ia hanya disimpan

Cukup kita masing-masing saja yang merasakan

 

Ada cinta yang tak perlu disampaikan

 

Cinta yang tumbuh sendirian.

Bandung, 28 Januari 2011

Midnight Sun

Midnight Sun in Alaska (trekearth.com)

 

..You will be shining on me
Like a midnight sun, you’re the only one who can set me free..”  (Midnight Sun-The Sounds)

*picture

Islam :)

Untuk mencari tahu, mendalami, dan menggali agama Islam,

tentunya tidak dengan membuka browser lalu bertanya pada Google,

 

Hampirilah masjid dan belajarlah di sana

Cari dan minta didampingi oleh seorang guru

Guru yang akhlaknya baik, mencerminkan kekhusyuan sholatnya

Guru yang rendah hati, tenang menjalankan ibadahnya

Guru yang bisa mempertanggung jawabkan ilmunya kelak di akhirat

Juga jelas keshahihan haditsnya, bahkan sanadnya

Guru yang tidak cuma bermodalkan buku-buku modern terbitan kemarin

 

Karena semakin kuno ilmunya,

semakin tua ajarannya,

bukankah itu semakin dekat dengan ajaran Rasulullah SAW?

Sehingga lebih orisinil,

dan jauh dari campur tangan manusia-manusia masa kini

yang hobi menambahi dan mengurangi hadits,

lalu mengatakan ajaran agama haruslah mengikuti zaman?

 

Bertualang mencari ilmu sendirian kurang aman,

Ilmu yang dimiliki kalah kuat dengan pengaruh media dan lingkungan,

Nanti belum apa-apa sudah berani memutuskan,

yang ini benar yang ini salah,

yang ini halal yang ini haram,

yang ini bid’ah, yang itu juga, yang di sana juga

Ujung-ujungnya cuma vonis suci menyesatkan

Semua orang salah, cuma saya yang benar.

 

Mendadak jadi mujtahid padahal modal kitab cuma Google

Menyepelekan ulama terdahulu, menyalahkan ijtihad,

lantas mau bikin ijtihad sendiri?

Memutuskan pakai asumsi akal pikiran,

yang entah baru sampai dimana pengetahuannya.

 

Memang untuk urusan agama, perlu ditegaskan:

tolong jangan ada yang sok tahu.

Bandung, 26 Januari 2010

 

*Pesan seorang Ibu pada anaknya yang hobi googling soal agama :p

Sarapan

Rasulullah SAW brsabda : “Brgsiapa yg bngun d pagi hari & hny dunia yg dpikirkannya, shingga seolah-olah ia tdk mlihat hak Allah dlm dirinya, mk Allah akan menanamkannya 4 penyakit :
1. Kebingungan & ksedihan yg tiada putus2nya.
2. Kesibukan yg tdk pernah ada habisnya.
3. Kebutuhan yg tdk pernah trpenuhi.
4. Khayalan & cita2 yg tdk pernah… sampai.”
(HR Imam Thabrani)

 

Noted.

Copy Paste dari status temen di FB.

Generasi Social Media

Kita liat kebusukan di depan mata

Terjadi begitu nyata

Tapi kita gak bisa lakukan apa-apa.

 

Hhhhh.

Sepertinya generasiku adalah generasi paling cemen sepanjang masa,

cuma bisa bacot di social media,

bermental lemah,

seperti kerupuk kena siram kuah.

*sambil terus memantau timeline twitter

 

Bandung, 24 Januari 2010

Sejarah yang Hilang

Seperti tersedot ke masa lalu

Berdiri di hadapan rak berdebu

Memandangi satu persatu buku

Karya sekaligus saksi beliau-beliau yang berjasa kala itu

 

Seiring waktu yang berjalan

perjuangan mereka seolah ikut tenggelam

terhanyut oleh arus zaman

yang membiarkan kebenaran diredam

 

oleh tuan-tuan yang menang.

 

Mestilah ada yang meluruskan,

mestilah ada yang mengingatkan,

mengembalikan cerita dan sejarah,

supaya ia tidak benar-benar punah

 

Karena sejarah merupakan jalan menuju kebenaran

kunci untuk memperdalam keimanan

bukan untuk diperdagangkan

 

oleh tuan-tuan yang punya kepentingan.

 

Alangkah baiknya jika kita bersatu

kembali menghadap rak buku meski sudah berdebu

menenggelamkan diri dalam karya penting terdahulu

menelusuri apa yang terjadi di masa itu

kemudian mencatat ulang dan meminta pertanggungjawaban.

 

Yang demikian itu

supaya tuan-tuan sekalian paham,

betapa kebenaran adalah segalanya,

dan begitu penting kedudukannya bagi kami, meskipun awam

 

Sekalipun ia dicampuri oleh tuba,

akan ada yang menemukan penawarnya.

Bandung, 15 Januari 2011

 

 

*Didedikasikan untuk para pelita bangsa terdahulu.

Betapa sulitnya mencari sosok-sosok seperti beliau di belantara reformasi seperti ini.

Dimana sejarah dan kebenaran tak lagi sejalan dan harus terpisah menjadi dua sisi.