Lovely Weekend

My weekend was great and lovely! :p

Masnya si pacar melangsungkan pernikahan Sabtu kemaren di Jakarta, saya diundang, maka saya pun datang hehehe. Calon isterinya ternyata berdarah minang, jadinya resepsi pernikahan dilakukan dalam adat minang….yang sedikit banyak bikin saya kangen juga sama kampung halaman yang sebenar-benarnya hehehe.

Bisa dibilang weekend barusan ini saya banyak dapat pelajaran.

1. Sedia payung sebelum hujan, sedia sendal+tas pesta buat undangan. ZZzzz.

2. Sering-sering cerita sama senior atau orang tua itu penting. Dulu mama juga pernah nyaranin. Kenapa? Karena orang tua biasanya udah mengalami pahit manis asam asin kehidupan. Terdengar basi dan klise, tapi entah kenapa ini betul sekali.

Kita mengeluhkan capeknya bikin tugas, pergi sekolah, dan kuliah, kemudian mereka suguhi kita cerita tentang masa kecil menjalani hidup minimalis, ke sekolah aja gak pake sepatu, dan di masa-masa itu harus tetap ke sawah membantu orang tua.

Kita mengeluhkan percintaan yang gak ada kemajuan, gantung gak jelas, putus nyambung, kurang perhatian, kelamaan single, dan mereka tepiskan cerita kita dengan…sepele. Kenapa? Karena emang sepele sih buat beliau yang udah berumah tangga puluhan tahun dan ngerti cinta yang asli itu kayak apa. Suka, bilang, maju. Kalo enggak, tinggalin. Cari yang lain. HEBAT BUKAN? Hahahha T.T

Tidak usah diragukan lagi, yang namanya manusia, semakin bertambah usianya, semakin mantep cobaan hidupnya. Mungkin. Contohnya aja kita. Waktu SD aja membayangkan soal matematika kabataku atau kali bagi tambah kurang, yang berderet panjang, rasanya pengen nangis. Sekarang? Tutup mata juga bisa hahhahahaha. Ya habisnya udah melalui masa integral diferensial sih. Apa susahnya kabataku. Ya gak? Begitu juga orang tua melihat masalah yang dihadapi anaknya. Kecuali masalahnya bear-benar besar. Misalnya: DO, hamil di luar nikah, bunuh diri, dll.

3. Ini pelajaran dari seorang bapak-bapak yang ada di nikahan mas Ibnu. Lupa juga sih persisnya gimana, tapi yang jelas ada 4 kunci dari beliau:

Jangan jauh dari: Allah, ulama, saudara, dan tetangga.

Cant be more agree.

4.Perpisahan emang rasanya kayak hdjakfhaskfgierslfhelanvesjkvgesvcen. Tapi lama-lama juga bisa terbiasa *sigh.

Udah segitu aja.

Hehehe.

Lovely Weekend

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s