Kuning dan Biru (part.1)

Aku, kamu, kita, masih terlalu cilik saat itu.
Kita tidak mengenal cinta, cuma tau suka.
Dan waktu itu aku suka kamu.
Suka yang cukup lama.
Dan kamu tidak pernah tahu-bahkan sampai sekarang.

Yang jelas kita bermain.
Kita bercerita.
Kita berdebat.
Dan seringkali bertengkar.

Yang jelas tak lama kemudian aku membentangkan jurang.
Aku yang membangun perasaan.
Aku yang menghancurkan pertemanan.
Aku yang menghilang.

Aku juga yang kemudian merasa kehilangan.

Kadang-kadang meringis melihat kamu membaur dengan kehidupan yang baru.
Kehidupan yang tanpa aku.

Biru, asalkan kau tahu,
aku masih suka menatap langit di atas sana.
Aku masih suka mengingat hal bodoh yang kita lakukan bersama-sama.
Aku tak akan mungkin lupa.
Betapa kamu bangga dengan langitmu, dan aku bangga dengan matahariku.
Betapa kamu cinta pada birumu, dan aku senang dengan kuningku.
Sayang kamu tidak pernah tahu, kalau diam-diam aku juga suka sama kamu.

Biru, asalkan kau tahu,
aku masih menunggu.

Kuning dan Biru (part.1)

5 thoughts on “Kuning dan Biru (part.1)

  1. palupipalulu says:

    hakhakhakhak…aku tau ni cerita sapa,,,HAHAHHAHHAA..

    dulu kau biru muda bagai langit tak berdebu

    kini kau biru agak abu2

    tak seindah dulu…
    😐

  2. tyamerdeka says:

    psssttt…! jangan bilang siapa-siapa hahahaha… ntar yang bersangkutan ngamuk lagi aku angkat kisahnya wakakak😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s