Hilang Terang

Ada waktunya kita merasa seperti kehilangan sebagian diri yang dulu pernah ada.
Tiba-tiba kita tidak akrab lagi dengan kita yang sekarang.
Seperti berkepribadian jamak dan kita tidak suka.
Tiba-tiba semuanya jadi bias, memandang ke depan pun tidak berani.
Takut.
Cemas.
Khawatir semuanya nanti berbeda, ketika tiba waktunya.

Padahal dulu kita bersukacita, tidak sabar menghabiskan hari ini.
Menantikan hari esok, esok, esok, dan esoknya.
Merencanakan segalanya, bersemangat.

Ah, kemana semua itu sekarang?
Kenapa mendadak hilang?

Melangkahpun dengan tergesa, lalu tersesat dalam kelamnya hitam.

Hilang Terang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s