Souls.

Sebagian jiwa tertinggal di masa lalu.
Tidak mau ikut beranjak.
Tidak mau meninggalkan.
Meski segala yang terjadi tinggal sebatas cerita,
entah itu tangis, tawa.
Tetap saja,
ia enggan melangkah

Sebagian jiwa lagi melayang ke masa depan.
Tidak sabaran.
Tidak mau beriringan.
Tidak lepas dari khayal, angan, cita-cita.
Tidak suka menoleh ke belakang.
Penuh harap akan hari esok.
Jauh.

Dan sebagian jiwa yang lain,
masih santai berjalan,
meski perlahan.
Menikmati detik demi detik yang terlewati.
Menghadapi kenyataan demi kenyataan yang terjadi.
Tidak sungkan memaafkan.
Tidak pernah mengumpat takdir.
Sesekali ia melirik ke belakang, melalui kaca depan.
Tanpa perlu menoleh.
Sesekali meraih teropong untuk melihat jauh ke depan.
Tanpa perlu jauh melangkah.
Yang satu ini, yang bisa jadi tumpuan.
Yang satu ini, yang benar-benar bisa diandalkan.
Yang satu ini, yang benar-benar hidup dalam kehidupan.

250609

*Untuk kita yang masih saja meragukan hari ini, bertahan hidup di masa lalu, dan terkadang terlalu jauh membayangkan masa depan:)

Souls.

2 thoughts on “Souls.

  1. syukma says:

    huuuuuoooondeeeeehh! ahhahahahaaa…
    i love this one cung!
    sounds a lot like me! hahahaa..
    emang sulit cung! wakakakwkwkkwkw:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s