Souls.

Sebagian jiwa tertinggal di masa lalu.
Tidak mau ikut beranjak.
Tidak mau meninggalkan.
Meski segala yang terjadi tinggal sebatas cerita,
entah itu tangis, tawa.
Tetap saja,
ia enggan melangkah

Sebagian jiwa lagi melayang ke masa depan.
Tidak sabaran.
Tidak mau beriringan.
Tidak lepas dari khayal, angan, cita-cita.
Tidak suka menoleh ke belakang.
Penuh harap akan hari esok.
Jauh.

Dan sebagian jiwa yang lain,
masih santai berjalan,
meski perlahan.
Menikmati detik demi detik yang terlewati.
Menghadapi kenyataan demi kenyataan yang terjadi.
Tidak sungkan memaafkan.
Tidak pernah mengumpat takdir.
Sesekali ia melirik ke belakang, melalui kaca depan.
Tanpa perlu menoleh.
Sesekali meraih teropong untuk melihat jauh ke depan.
Tanpa perlu jauh melangkah.
Yang satu ini, yang bisa jadi tumpuan.
Yang satu ini, yang benar-benar bisa diandalkan.
Yang satu ini, yang benar-benar hidup dalam kehidupan.

250609

*Untuk kita yang masih saja meragukan hari ini, bertahan hidup di masa lalu, dan terkadang terlalu jauh membayangkan masa depan:)

United States of Whatever!

Hahahaha

Setelah kemaren-kemaren make blogspot dan gak keurus, akhirnya malah bikin di wordpress dengan kesotoyan kelas berat.

Hehhehheeh.

Gapapa ah.

Berhubung lagi KP ntar aja ah posting-postingnya.

United States of WHATEVER! -Liam Lynch

Lampu Merah

Well, semester ini lagi-lagi kena lampu merah.

Im still playin around with that C, C, C and another C.

Lampu merah.

Lagi-lagi berhenti, gak maju-maju.

Eh, RALAT!

BELUM maju-maju.

Tapi sebagai anak muda, saya tetep optimis.

Yaaaahhh barangkali belum banyak kemajuan kalo soal grade begini.

Tapi dapet ilmu yang amat sangat banyak semester ini.

Ilmu kehidupan. Hahahaha.

I learned much!

Alhamdulillah. =)